1. Shalawat 1
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ ، اَللّٰهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ
Allāhumma ṣalli ʿalā Muḥammad wa ʿalā āli Muḥammad, kamā ṣallayta ʿalā Ibrāhīma wa ʿalā āli Ibrāhīm, innaka Ḥamīdu-m-Majīd, Allāhumma bārik ʿalā Muḥammad, wa ʿalā āli Muḥammad, kamā bārakta ʿalā Ibrāhīma wa ʿalā āli Ibrāhīm, innaka Ḥamīdu-m-Majīd.
Artinya :
“Ya Allah, hormatilah dan kasihanilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memuliakan dan mengasihani Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
Faedah:
Abd al-Ramān ibn Abī Laylā (raḥimahullāh) berkata: “Kaʿb ibn Ujrah (raiy Allāhu ʿanhu) menemuiku dan berkata: ’Maukah aku memberimu hadiah yang aku terima dari Rasulullah ?’ Aku menjawab: ’Ya dari tentu saja, berikan kepadaku.’ Jadi dia berkata: ’Kami bertanya kepada Rasulullah : "Ya Rasulullah , bagaimana kami harus berdoa kepada Anda, anggota keluarga, karena Allah telah mengajari kami cara mengirim salam untukmu?” Dia menjawab: “Katakan: [yang di atas].” (HR.Bukhari, No. 3370)
2. Shalawat 2
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَّعَلَىٰ آلِ بَيْتِهِ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَيْنَا مَعَهُمْ ، اَللّٰهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَّعَلَىٰ آلِ بَيْتِهِ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ ، اَللّٰهُمَّ بَارِكْ عَلَيْنَا مَعَهُمْ ، صَلَوَاتُ اللهِ وَصَلَاةُ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ النَّبيِّ الْأُمِّيِّ
Allāhumma ṣalli ʿalā Muḥammad wa ʿalā āli baytih, kamā ṣallayta ʿalā āli Ibrāhīm, innaka Ḥamīdu-m-Majīd, Allāhumma ṣalli ʿalayna maʿahum, Allāhumma bārik ʿalā Muḥammad wa ʿalā āli baytih, kamā bārakta ʿalā āli Ibrāhīm, innaka Ḥamīdu-m-Majīd, Allāhumma bārik ʿalaynā maʿahum, ṣalawātu-llāhi wa ṣalātul-mu’minīna ʿalā Muḥammadi-nin-Nabiyyil-ummiyy.
Artinya :
“Ya Allah, hormatilah dan kasihilah Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memuliakan dan mengasihani keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, hormatilah dan kasihanilah kami di samping mereka. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berkahilah kami bersama mereka. Semoga berkah Allah dan doa-doa orang-orang yang beriman tercurah untuk Muhammad, Nabi yang tidak berhuruf.”
Faedah:
Ibn Mas’ud (raiy Allāhu ’anhu) menyebutkan bahwa: “Rasulullah mengajari saya Tashahhud seperti dia akan mengajari kita sebuah surah Al-Qur’an (mengatakan): Semua salam kerajaan milik Allah, seperti halnya shalat dan baik (perbuatan dan perkataan). Semoga keselamatan, rahmat Allah dan shalawat-Nya tercurah kepada Nabi. Salam atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang saleh. Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Dia kemudian mengatakan [di atas] dan ’Semoga kedamaian dan rahmat Allah atasmu’." (Dāraqun 1338)
Shalawat 3
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَّأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ ، وَبَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَّأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ
Allāhumma ṣalli ʿalā Muḥammadiw-wa azwājihī wa dhurriy-yatih, kamā ṣallayta ʿalā āli Ibrāhīm, wa bārik ʿalā Muḥammadi-w-wa azwājihī wa dhurriyyatih, kamā bārakta ʿalā āli Ibrāhīm, innaka Ḥamīdu-m-Majīd.
Artinya :
“Ya Allah, hormatilah dan kasihilah Muhammad, istri-istrinya dan keturunannya sebagaimana Engkau telah memuliakan dan mengasihani keluarga Ibrahim. Memberkati Muhammad, pasangannya dan keturunannya sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrāhīm. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
Faedah:
Abu umayd As-Saʿidī meriwayatkan bahwa orang-orang bertanya, “Ya Rasulullah ! Bagaimana kami akan mengirimkan salat kepadamu?” Rasulullah menjawab: “Katakan [yang di atas].” (HR. Bukhari 3369)
4. Shalawat 4
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allāhumma ṣalli ʿalā Muḥammad wa ʿalā āli Muḥammad, kamā ṣallayta ʿalā āli Ibrāhīm, wa bārik ʿalā Muḥammad, kamā bārakta ʿalā āli Ibrāhīma fi-l-ʿālamīn, innaka Ḥamīdu-m-Majīd.
Artinya :
“Ya Allah, hormatilah dan kasihanilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memuliakan dan mengasihani keluarga Ibrahim, dan memberkati Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim di dunia. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
Shalawat 5
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمِّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إبْرَاهِيْمَ فِيْ العَالَمِيْنَ ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Allāhumma ṣalli ʿalā Muḥammad wa ʿalā āli Muḥammad, wa bārik ʿalā Muḥammad, kamā bārakta ʿalā āli Ibrāhīma fi-l-ʿālamīn, innaka Ḥamīdu-m-Majīd.
Artinya :
“Ya Allah, hormatilah dan kasihanilah Muhammad dan keluarga Muhammad, dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati Ibrahim di dunia. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (HR. Ahmad 21324)
